Tampilkan postingan dengan label hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hobi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juni 2013

Genthong Jumbo Lintas Generasi.

Satu lagi koleksi benda unik yang saya dapatkan.Kali ini tak jauh-jauh saya mendapatkannya.Dan benda itu saya dapat di gudang tempat tinggal saya.Benda apakah itu??Sebuah genthong,ya hanya sebuah genthong.Namun bentuknya begitu unik,dari segi bentuk memang seperti tak ada yang istimewa tampaknya.Namun kalau melihat ukurannya,pastilah akan terkesima.Ukuran genthong ini terbilang jumbo.Menurut saya memang ukuran genthong sudah seharusnya sebesar itu.Maka tak heran jika ada orang yang tubuhnya gendut biasa dipanggil 'genthong'.

Genthong atau biasa orang menyebut tempayan,biasanya adalah tempat menampung air.Tapi genthong yang saya temukan ini adalah genthong yang dipakai untuk menyimpan hasil panen,terutama padi dalam bentuk gabah.Orang jaman dulu biasa menyimpan hasil panen padi terbaiknya disini untuk digunakan sebagai benih pada masa tanam berikutnya.Ataupun sebagai cadangan makanan di masa-masa susah pangan.Para petani di masa lampau meletakkan genthong di dalam lumbung ataupun dalam ruangan tersendiri di rumah yang orang jawa biasa menyebut ruangan itu sebagai 'senthong'.Waktu saya kecil,saya pernah bertanya pada simbah saya waktu beliau masih sugeng (hidup).Sejak kapan genthong itu ada di rumah kami.Simbah saya hanya menjawab kalau genthong itu sudah ada waktu beliau kecil.Jadi artinya benda ini sudah melewati 3 generasi (atau bahkan lebih) yang berbeda yaitu : simbah saya (mungkin juga lebih jauh lagi),ayah saya dan saat ini saya sendiri,bahkan nanti mungkin anak saya.Artinya pula dapat dibayangkan umur dari benda ini mungkin sudah seratus tahun lebih.Simbah saya juga bercerita jika pada jamannya orang-orang akan bersaing tentang ukuran genthong yang dimiliki.Semakin besar genthong yang ada di sebuah rumah maka orang akan menganggapnya sebagai petani yang sukses.

Saya bersyukur ternyata genthong di rumah saya masih dalam keadaan utuh,hanya saja kondisinya saat ditemukan begitu kotor.Jamur dan kerak-kerak sangat tebal di seluruh tubuhnya.Dan tugas selanjutnya untuk saya adalah merawat dan membersihkannya.Maka mulai saat ini saya akan fokuskan untuk membersihkan semua kotoran itu.Dan selanjutnya akan memolesnya agar terlihat bersih dan mempesona.Dan jika nanti semua proses sudah selesai,rencana genthong ini akan saya tempatkan di sudut ruang tamu.Pasti akan nampak unik sekali.

Pembaca blog ini ingin tahu hasilnya??Baiklah pada postingan blog lain waktu akan saya perlihatkan,karena saat ini masih dalam proses.Mungkin membutuhkan waktu cukup lama untuk benda ini menjadikannya tampak unik.Jadi,ditunggu saja........

Salam jadul....!!

-Tampak dari atas,wow....unik.

-Diletakkan di atas sadel sepeda jengki,bandingkan dengan sepedanya....super jumbo!!

-Tampak permukaannya yang penuh kerak dan jamur.....tebal banget.

Artikel sejenis :

-Investasi Lewat Sepeda Tua.

-Sebuah Kerekan Saksi Sejarah.

-Sebuah Kerekan Saksi Sejarah (Lanjutan)

Kamis, 13 Juni 2013

Sebuah Kerekan Sebuah Cerita.(lanjutan)

Butuh waktu yang tak sedikit untuk membersihkan kerekan itu hingga terlihat bentuk yang sebenarnya.Tapi ketika selesai semua proses itu tak tergambarkan betapa puasnya dengan kerja keras itu.

Dan sekarang kerekan timba itu sudah menghiasi dinding dapur yang akan menuju ke kamar mandi.Tak jarang orang yang bertamu dan kebetulan memerlukan kamar mandi,tak jarang mereka menanyakan tentang barang unik tersebut.Ada juga yang memuji keberadaan barang itu,namun ada pula yang menyepelekannya.Namun bagi saya tak masalah.

Ya, memang kerekan mempunyai cerita tersendiri bagi saya bahkan bisa dikatakan spesial.

Suara kerekan sewaktu dipakai menimba air itulah yang selalu membangunkan saya setiap pagi di masa kecil.Menurut saya benda ini benar-benar berjasa besar waktu itu,dimana sebagian besar masyarakat waktu itu jelas belum mengenal pompa air seperti saat sekarang ini.Dan sekarang suara gesekan khas dari benda ini tak lagi terdengar di pagi hari,diganti dengan dengung dari mesin pompa air.

Dalam hidup modern seperti saat ini yang segalanya serba praktis bin otomatis,orang akan melupakan benda yang dulu sangat berjasa ini.Bukan tidak mungkin suatu saat nanti anak cucu dan generasi penerus kita tak akan lagi tahu bahwa benda ini sangat penting pada masanya.Benda ini pula yang memberi tanda bahwa aktivitas hari ini akan segera dimulai.

Tapi meski pada saat ini benda sederhana ini tak lagi digunakan,biarlah dia menjadi sebuah koleksi unik saya yang mempunyai cerita dan filosofi nya tersendiri bagi saya.Filosofi hidup yang saya dapat dari benda bernama kerekan ini adalah : 'Dalam sebuah bentuk yang sederhana tapi mempunyai peranan yang amat besar dalam kehidupan manusia,untuk mengawali hidup orang harus segera menggulirkan roda nasib dirinya,dan yang paling mendasar adalah orang akan begitu mudah melupakan jasa atau pengorbanan seseorang/sesuatu ketika orang tersebut sudah mendapat hidup yang enak.'

Sekarang biarlah besi tua itu tergantung di dinding rumah saya untuk sekedar mengingatkan jasanya yang begitu besar.Sehingga saya pun masih dapat menyaksikan salah satu benda yang telah membangun dan menghidupkan denyut kehidupan di pagi hari dengan suara khasnya.

Selesai.


Setelah proses pembersihan dan perawatan yang begitu panjang.

Setia menunggu di dinding menuju kamar mandi.

Artikel yang lain :

-Genthong Jumbo Lintas Generasi.

-Investasi Lewat Sepeda Tua.

Rabu, 12 Juni 2013

Sebuah Kerekan Sebuah Cerita.

Beberapa waktu yang lalu ketika pulang dari kantor,saya menyempatkan berkunjung ke tempat seorang teman saya di daerah kota Yogyakarta.Sewaktu akan berpamitan pulang,saya sempat melihat di sudut bagian depan rumah teman saya itu teronggok barang-barang yang mungkin tak digunakan lagi.Ada sesuatu yang menarik perhatian saya waktu itu,sebuah bungkusan plastik hitam yang tergantung di tembok.

Iseng-iseng saya bertanya apa isi dari bungkusan tersebut.Teman saya tidak menjawab (mungkin dia tidak tahu apa itu) hanya mempersilahkan saya untuk membukanya.

Setelah saya buka,isi di dalamnya ternyata sebuah kerekan atau katrol (atau entah apalah istilah lainnya) untuk menimba air yang sudah penuh dengan karat di seluruh bagiannya.Kemudian saya bertanya apakah benda itu masih akan dipakai di rumah itu,teman saya menjawab tidak.Lantas saya bertanya apakah saya boleh memiliki benda itu,dan lagi-lagi dia hanya mempersilahkan.Setelah itu barang tersebut saya bungkus kembali ke dalam plastik.Dan saya pun segera pamit pulang,sambil tak lupa saya meninggalkan sejumlah rupiah pada teman saya.

Pada waktu berniat membawa kerekan itu sungguh saya tak tahu mau untuk apa waktu itu.Waktu teman saya bertanya pun hanya saya jawab untuk saya gunakan sendiri mungkin masih berfungsi baik.

Di perjalanan pulang saya pun masih tak tahu mau saya apakan benda ini sewaktu tiba dirumah nanti.Pikiran saya hanya ingin sedikit memberi 'penghargaan' bagi benda yang mungkin dulu amat sangat berjasa bagi umat manusia ini,terutama di daerah pedesaan seperti tempat tinggal saya.

Saya juga berpikir bahwa mungkin nanti benda ini akan bisa menjadi sebuah cerita menarik bagi generasi penerus setelah saya yang tenggelam pada arus modernitas.Karena bagi saya benda unik ini mempunyai nilai tak terlupakan dalam kehidupan saya.

Tak terlupakan seperti apa kira-kira?Cerita akan saya lanjutkan di posting blog saya ini berikutnya.Ditunggu saja.

Bersambung......

saat pertama kali ditemukan....

karat tebal di sekujur tubuhnya.....

Artikel terkait :

-Investasi Lewat Sepeda Tua.

-Genthong Jumbo Lintas Generasi.

Sabtu, 01 Juni 2013

Blog Jual Beli Barang Bekas Mandiri.

Bagi anda-anda semua yang suka mengoleksi barang-barang unik unik,antik maupun langka biasanya suka 'hunting' ke tempat-tempat jualan barang bekas.Jika seperti demikian maka tak salah untuk mengunjungi salah satu blog ini.Nama blognya adalah warung gresek.

Nah,blog ini coba menawarkan barang bekas yang cukup unik,antik dan jarang ada.Yang mungkin cocok dengan apa yang anda cari.Juga menyediakan berbagai onderdil sepeda onthel tua,bagi anda yang ingin melengkapi part-part sepeda onthel koleksinya.

Tak hanya itu anda bisa juga memesan untuk dibantu dicarikan barang buruan anda.Siapa tahu agan disana bisa mendapatkannya untuk anda.Tapi jangan kecewa juga kalau apa yang dicari tidak didapat.Maklum namanya juga barang unik,langka jadi tidak mesti ada.Walaupun kadang ada biasanya yang punya tak bermaksud menjualnya atau mau dijual tapi dengan harga yang tak mungkin terjangkau.

Penasaran?Segera saja kunjungi blog tersebut sekarang.Atau langsung saja klik disini.

Selamat berburu.......!!!semoga ketemu barang buruannya.

Jumat, 30 November 2012

Investasi Lewat Sepeda Tua.

Sudah beberapa hari ini,ane begitu getol berburu sepeda.Terutama sepeda tua (onthel/unta).Ada sesuatu dari sepeda tua ini yang bikin ane tergila-gila.

Dan beberapa buah sepeda tua pun berhasil ane boyong ke rumah.Meski harus menghabiskan duit yang tak sedikit.Itupun harus terlebih dulu melalui perbaikan disana-sini.

Menurut ane sih keasyikan dari sepeda tua ini adalah usaha untuk menjaga originalitas ataupun liku-liku dalam membangun kembali (rekonstruksi) sepeda tua.Ada kepuasan tersendiri saat ane harus nyari part-part buat sepeda ane itu.Namun saat dapat part yang cocok rasanya tak tergambarkan kepuasannya.Apalagi part itu termasuk kategori langka.Dan yang paling penting adalah part tersebut masih dapat berfungsi dengan baik.

Dan inilah penampakan sepeda-sepeda ane :

1. Yang ini merk-nya THE RALEIGH jenis dames.



2. Yang ini merk SIMPLEX jenis dames juga.


3. Fongers HHE 60 Heren Rem Torpedo.

4.Sepeda made in Germany tanpa keni original.Merk gk tau apa??

Rencana ke depan sih ane masih pengen nambah koleksi sepeda tua ane.Selain buat hobi juga sekaligus sebagai sebuah investasi.Karena jelas semakin jadul koleksi sepeda ane pasti harganya akan semakin mahal.

Bagi agan-agan yang minat sama sepeda-sepeda ane dan pengen membeli sepeda ane bisa kontak ane di : 08979807009.

Baca juga yang ini :

-Sebuah kerekan Saksi Sejarah.

-Sebuah Kerekan Saksi Sejarah (Lanjutan)

-Genthong Jumbo Lintas Generasi